Halaman

Jumat, 22 Maret 2013

Afgan - Jodoh Pasti Bertemu :)

 JODOH PASTI BERTEMU :)

Andai engkau tahu
Betapa ku mencinta
Selalu menjadikanmu isi dalam doaku

     Ku tahu tak mudah
     Menjadi yang kau pinta
     Ku pasrahkan hatiku, takdir kan menjawabnya

Jika aku bukan jalanmu
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu
Jodoh pasti bertemu ...

     Andai engkau tahu
     Betapa ku mencinta
     Ku pasrahkan hatiku, takdir kan menjawabnya

Jika aku bukan jalanmu
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu
Jodoh pasti bertemu ...


Read more...

Kamis, 21 Maret 2013

Muncul Lagi... [Diary #5]

Ya Allah, rasa itu muncul lagi... ><    Cukup sakit menahan dada yang tiba-tiba berdetak begitu kencang dan kelimpungan setengah mati saat mencoba mengenyahkan rasa itu. My God ...
     Sudah dua malam ini sosok yang sama terus ada dalam mimpiku. Aneh! Padahal sebelum tidur pun tidak pernah memikirkan tentang hal itu, malah amat sangat sibuk dengan adanya deadline pengumpulan tugas yang begitu cepat. Malam yang pertama sosok itu muncul sebagai figuran di dalam mimpi. Jujur saja, aku juga lupa mimpi apa waktu itu -,-" yang jelas sosok itu muncul cukup sering. Malam yang kedua, yang berarti kemarin malam, sosoknya kembali muncul namun justru sebagai pemeran utama yang amat dominan dalam cerita-fiksi-alam-bawah-sadar itu. Padahal kembali  kutegaskan, jangankan memikirkan hal itu, tugas pun belum semuanya terselesaikan.
     Aneh. Sungguh aneh.
     Hari ini kejadian aneh itu terpampang nyata :o
     Sosok itu di depan mataku. Ya Allah, cobaan apalagi ini?? Terpikir pun TIDAK SAMA SEKALI! Sungguh kelimpungan setengah mati saat mencoba mengusir hentakan rasa sakit dari dadaku saat itu. Ku alihkan kemanapun panca inderaku meminta, asal tidak padanya. Berulang kali kubisikkan--bahkan kuteriakkan ke dalam batinku sendiri, "Just forget it! Lupakan! Hentikan!" namun hentakan itu tak kunjung berhenti. Ku lafalkan doa-doa penenang hati dan mengingat Allah selalu. Ya, hentakan itu memang belum menghilang, tapi cukup berkurang.
     Hati.. hati... ada apa denganmu? Mungkin 'ini' hanya kekaguman semata, tidak lebih. Ya, aku harap begitu. Ingin lari pun aku tak bisa, ingin menjauh pun tak bisa membuat jarak sekehendakku, tapi aku mempunyai niat untuk melupakan sesuatu-yang-salah ini.
     Biarkan hati yang memutuskan untuk berhenti.
     Biarkan hati yang memutuskan untuk terbiasa dengan keberadaannya sehingga rasa ini perlahan menghilang.
     Biarkan hati yang menentukan ... Read more...