Kian hari perasaan ini terus saja tumbuh, padahal tak ku siram sedikitpun, tak ku semaikan benih apapun, Ya Allah..
Bagaimana ini??
Perasaan ini seharusnya tak boleh menjadi-jadi, tak boleh mengganjal, tak boleh menjadi penghalang dalam pertemanan kami ..
Bagaimana ini??
Jantung ini tak berhenti bertalu-talu hingga terkadang membuat dada ini sakit.. sakit sekali.
Sakit harus menahan detakan jantung yang mendera, sakit menahan sikap agar tak menjadi salah tingkah, sakit..
Ya, seringkali juga dada ini sakit karena menyadari bahwa dia sudah menjadikan yang lain sebagai pusat gravitasinya..
Bagaimana ini??
Ingin sekali mengetahui bahwa dia setidaknya sedikiiit saja mempunyai perasaan yang sama..
Ya Allah, maafkan hamba-Mu ini..
Read more...
Sabtu, 28 Desember 2013
Kamis, 26 Desember 2013
[Diary #7] Khawatir...
Perasaan ini tiba-tiba ada, entah kapan munculnya, entah dimana mulainya, saya tak tahu.
Seminggu ini, terasa lebih dekat dengannya. Seharusnya ini tak boleh terjadi, sungguh!
Hanya akan membuat diri sendiri rapuh karena berharap terlalu tinggi.
Mungkin nyatanya hanya saya saja yang merasa seperti ini, terlibat perasaan ini, tapi dia tidak.
Khawatir..
apa hanya saya yang merasakan hal seperti ini?
Jujur saja, ada sedikit harapan yang muncul di hati, bahwa dia pun merasakan hal yang sama.
Caranya berbicara terhadap saya, melihat, bersikap, dan ...
Ah, dasar perempuan, biasanya punya GR yang tinggi..
Apakah salah jika saya merasa senang ketika dia bersikap tertentu hanya pada saya??
Apakah wajar ketika rasa senang ini muncul tiba-tiba ketika dia menyapa saya??
Apakah salah jika saya merasa sedikit 'senang' ketika teman-teman saya beranggapan bahwa dia memperlakukan saya agak berbeda dari yang lain??
Pernah suatu hari (saat itu hujan di sore hari), saya dimintai tolong olehnya. Ya, perlu waktu yang agak lama untuk menyelesaikan permintaan tolongnya. Saya tak tahu dia sudah ada di tempat yang sama dengan saya, menunggui saya. Dan (pasti hanya perasaan saya saja) saya tak sengaja melihat ke arahnya yang juga sedang melihatku, mm.. saya merasa ada tatapan yang berbeda darinya.
Yaa, saya sudah bilang sebelumnya, pasti ini hanya perasaan saya saja.
Ketika itu, tiba-tiba jantung saya berdetak tak normal. Saya benar-benar takut ekspresi wajah saya saat itu tak dapat saya sembunyikan, sungguh konyol dan saya merasa 'sedikit' salah tingkah. Saya takut perasaan saya terhadapnya dapat tertebak dengan mudah.
Saat itu saya merasa, ini salah!! Saya tak seharusnya bersikap seperti itu, tak seharusnya beranggapan terlalu tinggi terhadap apa yang terjadi pada tatapannya.
Saya khawatir...
Tapi bolehkah saya sedikit berharap bahwa dia merasakan hal yang sama terhadap saya?? Read more...
Seminggu ini, terasa lebih dekat dengannya. Seharusnya ini tak boleh terjadi, sungguh!
Hanya akan membuat diri sendiri rapuh karena berharap terlalu tinggi.
Mungkin nyatanya hanya saya saja yang merasa seperti ini, terlibat perasaan ini, tapi dia tidak.
Khawatir..
apa hanya saya yang merasakan hal seperti ini?
Jujur saja, ada sedikit harapan yang muncul di hati, bahwa dia pun merasakan hal yang sama.
Caranya berbicara terhadap saya, melihat, bersikap, dan ...
Ah, dasar perempuan, biasanya punya GR yang tinggi..
Apakah salah jika saya merasa senang ketika dia bersikap tertentu hanya pada saya??
Apakah wajar ketika rasa senang ini muncul tiba-tiba ketika dia menyapa saya??
Apakah salah jika saya merasa sedikit 'senang' ketika teman-teman saya beranggapan bahwa dia memperlakukan saya agak berbeda dari yang lain??
Pernah suatu hari (saat itu hujan di sore hari), saya dimintai tolong olehnya. Ya, perlu waktu yang agak lama untuk menyelesaikan permintaan tolongnya. Saya tak tahu dia sudah ada di tempat yang sama dengan saya, menunggui saya. Dan (pasti hanya perasaan saya saja) saya tak sengaja melihat ke arahnya yang juga sedang melihatku, mm.. saya merasa ada tatapan yang berbeda darinya.
Yaa, saya sudah bilang sebelumnya, pasti ini hanya perasaan saya saja.
Ketika itu, tiba-tiba jantung saya berdetak tak normal. Saya benar-benar takut ekspresi wajah saya saat itu tak dapat saya sembunyikan, sungguh konyol dan saya merasa 'sedikit' salah tingkah. Saya takut perasaan saya terhadapnya dapat tertebak dengan mudah.
Saat itu saya merasa, ini salah!! Saya tak seharusnya bersikap seperti itu, tak seharusnya beranggapan terlalu tinggi terhadap apa yang terjadi pada tatapannya.
Saya khawatir...
Tapi bolehkah saya sedikit berharap bahwa dia merasakan hal yang sama terhadap saya?? Read more...
Langganan:
Postingan (Atom)

