Halaman

Kamis, 12 November 2015

[Diary #12] Ucapan adalah Doa

Seperti judulnya, Ucapan adalah Doa.

Bukankah dari dulu doa-doa yang sama selalu ku panjatkan?
Ya Allah, maafkan aku menjadi orang yang paling tak konsisten selama ini
Doa yang sama, berharap rasa ini berkurang dan hilang, berharap untuk lupa, dan harapan lainnya untuk tak lagi terlibat dengannya.

Ucapan adalah Doa.

Iya, tak hanya sekali juga aku berdoa,
Bila jodoh, maka dekatkanlah, bila tak jodoh maka jauhkanlah.
Hey, itu doa yang sangat sederhana!
Tapi... bagiku berefek sangat besar.

Kini, aku dan dia sudah tak lagi saling sapa. Jangankan untuk itu, untuk saling melihat pun tak pernah. Ditambah karena kami memang sangat jarang bertemu.

Dulu, jarak antara kami sedekat helaan nafas.
Kini, lebih jauh daripada bumi dan langit.
Sangat... jauh.

Allah Maha Bijaksana.
Mungkin kami memang bukan jodoh. Read more...